Pemkab Banyumas Izinkan KBM Tatap Muka, Ini Syaratnya

Pemkab Banyumas Izinkan KBM Tatap Muka, Ini Syaratnya

Liputan6.com, Banyumas – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengizinkan sekolah yang menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan setempat untuk menggelar kegiatan belajar mengajar atau KBM secara tatap muka.

“Hari ini (31/8) sudah mulai dibuka pendaftaran bagi sekolah-sekolah yang sudah siap melaksanakan KBM tatap muka,” kata Bupati Banyumas Achmad Husein di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.

Ia mengatakan persyaratan yang harus dipenuhi oleh sekolah yang hendak melaksanakan KBM tatap muka di antaranya izin dari orang tua murid, jumlah siswa dalam satu kelas maksimal 10 anak, serta menyediakan tempat untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun di setiap ruang kelas.

Menurut dia, setiap siswa saat masuk sekolah dan ketika hendak pulang wajib mencuci tangan mereka.

“Pihak sekolah juga tetap memberikan materi pembelajaran jarak jauh atau daring bagi siswa yang tidak diizinkan orang tuanya untuk mengikuti KBM tatap muka,” katanya.

2 dari 4 halaman

Alasan Pemkab Izinkan KBM Tatap Muka

Bupati mengatakan pihaknya pada hari Selasa (1/9) akan menggelar simulasi di sekolah yang sudah siap melaksanakan KBM tatap muka.

“Besok (1/9) akan saya lihat. Saya minta ada 10 murid SD-SMP yang sudah siap, dia harus berangkat dari rumah bagaimana, di perjalanan bagaimana, sampai sekolah bagaimana, dan seterusnya. Kegiatan dari awal sampai akhir harus saya lihat,” tegasnya.

Ia menargetkan pada hari Senin (7/9) sudah ada sekolah yang menggelar KBM tatap muka.

“Besok saja kalau ada yang sudah kami cek, siap, keesokan harinya sudah bisa buka. Tetapi tetap harus ada izin Bupati yang nanti akan saya limpahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Bupati mengatakan pihaknya mengizinkan sekolah untuk kembali menyelenggarakan KBM secara tatap muka karena rasio positif kasus COVID-19 di Kabupaten Banyumas saat ini sudah 2,44 persen, sedangkan reproduksi efektifnya pada garis atas di angka 0,75 dan garis bawah di angka 0,44.

3 dari 4 halaman

Sosialisasi KBM Tatap Muka

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Irawati mengatakan pihaknya bersama Dinas Kesehatan akan segera menyosialisasikan kebijakan KBM tatap muka di sekolah-sekolah.

“Hari ini (31/8) belum ada sekolah yang mendaftar, kami dan Dinas Kesehatan baru melakukan sosialisasi,” jelasnya.

Menurut dia, pelaksanaan KBM tatap muka tersebut akan mengacu pada Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri (SKB Empat Menteri).

Salah satu poin dalam SKB Empat Menteri adalah sekolah diberi fleksibilitas untuk memilih kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa.

“Nantinya kurikulumnya akan disesuaikan sehingga tidak ada jam istirahat untuk menghindari terjadinya kerumuman siswa,” katanya.

4 dari 4 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Related Articles

Melungsur Bulan Depan, Isuzu MU-X Menantang Pajero Sport dan Fortuner

Liputan6. com, Jakarta - Memiliki banyak perubahan, Isuzu MU-X terbaru siap memeriahkan pasar otomotif Thailand awal bulan November 2020. Menggunakan frame truk pikap D-Max tingkatan terbaru, mobil di segmen SUV ini diklaim lebih stabil saat dikendarai dan nyaman.
Read more

6 Potret Kebersamaan Amanda Manopo serta Sang Kakak, Kompak Banget

Liputan6. com, Jakarta Amanda Manopo namanya tidak asing lagi di dunia hiburan. Gadis 20 tahun ini namanya mulai dikenal sejak bermain dalam sinetron Mermaid In Love sebagai Ariel pada 2016 silam. Berkat kelihaiannya dalam berlaku peran, mantan kekasih Chris Laurent ini sudah membintangi sejumlah tajuk film, FTV dan sinetron.
Read more

Jokowi Teken PP Pengalihan Pegawai KPK Jadi ASN

Liputan6. com, Jakarta - Presiden Joko Widodo ataupun Jokowi meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengalihan Pegawai Komisi Pemberantasan Aksi Pidana Korupsi Menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara. PP tersebut ditandatangani Jokowi pada 24 Juli dan diundangkan pada 27 Juli 2020 oleh Menteri Hukum dan PEDOMAN Yasonna Hamonangan Laoly.
Read more
Search for: