Kejadian Covid-19 Diprediksi Bakal Melonjak Sudah Libur Natal dan Tahun Anyar

Kejadian Covid-19 Diprediksi Bakal Melonjak Sudah Libur Natal dan Tahun Anyar

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Liputan6. com, Jakarta Biro Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta memperhitungkan kasus penularan COVID-19 di kawasan ini melonjak setelah masa liburan Natal dan Tahun Baru ataupun awal Januari 2021.

“Kami perkirakan akan terjadi lonjakan kasus pascamasa liburan Natal dan Tahun Baru 2021, ” introduksi Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyianingastutie melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Sabtu 26 Desember 2020.

Menurut tempat, perkiraan itu berdasar pada gaya kasus COVID-19 di DIY yang mengalami penambahan 256 kasus terkonfirmasi positif baru pada 25 Desember 2020 sehingga total kasus menjelma 10. 653 kasus.

Berdasarkan data per 24 Desember rata-rata tingkat keterisian rumah lara di DIY dalam 3 hari terakhir mencapai 75 persen. Meningkat dibanding periode-periode sebelumnya. Tingkat keterisian ruang ICU dan isolasi dalam atas rata-rata dialami rumah sakit-rumah sakit di wilayah Kabupaten Sleman.

“Untuk itu kami dari Dinas Kesehatan DIY bergabung RSUP Dr Sardjito telah merancang langkah-langkah penanganan dan antisipasi terjadinya lonjakan kasus, ” kata dia.

Menurut dia, sejumlah strategi yang telah disiapkan mengungkung fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, obat, alat kesehatan dan APD, penggandaan tempat tidur pasien COVID-19 indah ICU/kritikal dan Isolasi/non-kritikal.

Berikutnya, penambahan jumlah ventilator serta HFNC di beberapa rumah lara yakni di RSUP Sardjito, RSUD Yogyakarta, RSUD Nyi Ageng Serbu, RSUD Wonosari, RSUD Panembahan Senopati serta RSUD Pratama.

“Penambahan tenaga dengan rekrutmen relawan perawat kesehatan. Juga menyiapkan ketersediaan obat, alat kesehatan dan APD dengan memprediksi ketersediaan sampai bulan Maret 2021 terpenuhi, ” introduksi dia yang dikutip dari Antara .

2 dari 3 halaman

Di Rumah Saja

Dengan memperhatikan situasi kasus saat ini dan mendatang, serta situasi di fasilitas pelayanan kesehatan, dia mengajak peran serta masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan COVID-19.

Masyarakat diminta pasti disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan pakai sabun.

“Khusus di masa liburan Natal dan Tarikh Baru 2021 saat ini, sepantasnya tetap di rumah saja serta tidak bepergian keluar kota ataupun tempat-tempat umum jika tidak mendesak, ” kata dia.

Sementara itu, Dirut RSUP Dr Sardjito Rukmono Siswishanto mengatakan akan melakukan eskalasi ruang COVID-19 dibanding 56 tempat tidur yang era ini ada, menjadi 74 tempat tidur.

“Sejumlah 8 tempat tidur didedikasikan untuk penambahan ruang isolasi critical care, dan 10 ranjang untuk penambahan di ruang non-critical, ” katanya.

Panti sakit, kata dia, akan melangsungkan perawatan untuk kasus sedang dan berat sementara kasus tanpa petunjuk atau ringan diupayakan isolasi mandiri atau ke shelter.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Related Articles

Pasar uang Asia Dibuka Beragam, Investor Menunggui Suku Bunga Australia

Liputan6. com, Jakarta berantakan Bursa Asia dibuka beragam pada perdagangan Selasa pagi karena investor masing menunggu keputusan suku bunga yang akan diumumkan oleh Total Bank of Australia atau Bank Sentral Australia.
Read more

5 Gaya Ikonis Putri Diana yang Pengaruhi Fesyen Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Nama Putri Diana benar-benar tak lekang oleh waktu. Meski telah lama tiada, ia tetap dikenang oleh banyak orang, tak terkecuali para penggemarnya. Putri Diana meninggal dunia pada 31 Agustus 1997 di Paris, Prancis. Pada peringatan kematiannya, Diana kembali dikenang, salah satunya tentang fesyen yang biasa dikenakan semasa hidup.
Read more

BNPB Catat 2. 059 Bencana Alam dari Januari hingga September 2020

Liputan6. com, Jakarta - Institusi Nasional Penanggulangan Bencana BNPB mencetak 2. 059 bencana alam di seluruh wilayah Indonesia mulai Januari hingga 20 September dengan 282 jiwa meninggal dunia Seperti dikutip dari Antara, Minggu (20/9/2020), BNPB menyebutkan, mayoritas bencana tersebut adalah bencana hidrometeorologi atau bencana yang terjadi sebagai dampak dari isyarat meteorologi.
Read more
Search for: