Irjen Napoleon Klaim Red Notice Djoko Tjandra Terhapus Permanen Juli 2019

Irjen Napoleon Klaim Red Notice Djoko Tjandra Terhapus Permanen Juli 2019

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Liputan6. com, Jakarta – Eks Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte mengklaim status red notice Djoko Soegiarto Tjandra telah terhapus secara permanen sejak Juli 2019.

Hal itu dikatakan Napoleon saat bersaksi dalam sidang suap pengurusan red notice Djoko Tjandra. Napoleon dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Djoko Tjandra di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2020).

“Red notice Djoko Tjandra sudah tidak berlaku permanen semenjak 10 Juli 2019, ” perkataan Napoleon dalam kesaksiannya.

Napoleon mengatakan, status red notice berlaku selama lima tahun & dapat diperpanjang kembali selama lima tahun. Menurut dia, penerbitan pembukaan red notice Djoko Tjandra dalam 10 Juli 209.

“Terbit pada 10 Juli 2009, artinya selesai pada (10) Juli 2014, dan bila tidak diperpanjang oleh aparat penegak hukum, oleh sebab itu masuk ke lima tahun ke-2. Itu namanya grounded , artinya nama Djoko Tjandra masih ada di red notice tapi tidak bisa lagi buat ditangkap, ” kata dia.

Dia mengatakan, jika Kejaksaan Agung tak memperpanjang status red notice Djokp Tjandra, maka kala Djoko Tjandra plesiran menggunakan udara, pihak imigrasi mana pun tidak bisa menangkap Djoko Tjandra.

“Jadi status red notice hanya arsip saja. Boleh diperpanjang. Tapi nyatanya juga tidak dilakukan perpanjangan, jadi 2019 terhapus secara permanen, tidak dapat lagi dikerjakan perpanjangan kecuali mengajukan yang mutakhir, ” kata Napoleon.

2 dari 3 halaman

Suap 2 Jenderal

Pada tentang ini Djoko Tjandra didakwa mencekoki dua jenderal Polisi, yakni Eks Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan eks Kakorwas PPNS Polri Brigjen Prasetijo Utomo terpaut pengurusan red notice kasus korupsi hak tagih Bank Bali.

Uang suap dibawa oleh rekan Djoko Tjandra bernama Tommy Sumardi. Dalam dakwaan disebutkan kalau Napoleon menerima uang sebesar SGD 200 ribu dan USD 270 ribu, semebtata Prasetijo USD 150 ribu.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Kolong Ini:

Related Articles

Sempurna 3 News: Putra Eks Pimpinan GAM Lolos TNI AD maka Potensi Gempa Megathrust

Liputan6. com, Jakarta - Top 3 news hari tersebut, putra mantan pimpinan militan Gerakan Aceh Merdeka atau GAM di Aceh Nurdin Ismail alias Din Minimi lulus seleksi menjadi tentara TNI Angkatan Darat (AD). Keyakinan Minimi pun lantas menggelar kesibukan syukuran di kediamannya di medan Lamdom, Banda Aceh, Aceh.
Read more

Kronologi Kecelakaan Pesawat Bansos di Paniai Papua

Liputan6. com, Jakarta Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal merilis kronologis tersungkurnya pesawat Tariku Aviation PK-RBP di Distrik Siriwo Kabupaten Paniai, Papua. "Pada Jumat 31 Juli 2020, bertempat di Bandar Udara Enarotali Distrik Paniai Timur Kabupaten Paniai telah diperoleh Informasi dari Alex Lamba (Ka Bandara Enarotali) terkait kecelakaan pesawat Tariku Aviation PK-RBP, " tulis Kamal…
Read more

Cardi B Angkat Bicara soal Kritik Rasis pada Koleksi Tas Mewahnya

Liputan6. com, Jakarta - Rapper asal Amerika, Cardi B tengah menjadi pembicaraan publik sesudah dirinya merespons komentar rasis terpaut koleksi tas mewahnya melalui sebuah video di akun media sosialnya. Respons tersebut dibuatnya setelah tahu cuitan akun Twitter yang mengutarakan bahwa tas mewah Hermés Birkin yang dikenakan rapper kulit hitam membuat nilainya berkurang.
Read more
Search for: