Deretan Hoaks Cegah dan Sembuhkan Covid-19, Jangan Dilakukan

Deretan Hoaks Cegah dan Sembuhkan Covid-19, Jangan Dilakukan

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Liputan6.com, Jakarta – Pandemi virus corona covid-19 di seluruh dunia belum berakhir. Bahkan di Indonesia jumlah kasusnya terus meningkat belakangan ini.

Sayangnya di tengah usaha untuk mengakhiri pandemi covid-19, masih banyak hoaks yang menyebar. Hoaks ini beredar luas melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Hingga hari ini hoaks soal pencegahan dan penyembuhan covid-19 juga masih diedarkan. Meski sudah mendapat bantahan namun hoaks yang sama terus disebarkan meski dengan narasi yang berbeda.

Lalu apa saja hoaks terkait pencegahan dan penyembuhan covid-19. Berikut beberapa diantaranya:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 6 halaman

1. Cek Fakta: Berkumur Air Hangat dengan Garam dan Cuka Bisa Hilangkan Covid-19? Ini Faktanya

Kabar tentang berkumur dan meminum air hangat dicampur garam serta cuka dapat menghilangkan virus corona atau Covid-19 beredar di media sosial. Kabar ini disebarkan akun Facebook Fadila Dila pada 15 Maret 2020.

Akun ini mengunggah sebuah gambar yang berisi narasi tentang cara menghilangkan virus corona atau Covid-19. Berikut narasinya:

“Virus korona sebelum mencapai paru-paru ia menetap di tenggorokan selama empat hari dan pada saat ini orang mulai batuk dan sakit tenggorokan. Jika dia minum banyak air dan berkumur dengan air hangat & garam atau cuka menghilangkan virus. Sebarkan informasi ini karena Anda dapat menyelamatkan seseorang dengan informasi ini Cukup kumur air dengan garam yg agak pekat..dan dikumurkan sampai tenggorokan. Min 2-5 mnit..pagi siang dan. malam..klo sdh kena gejala..”

Akun Facebook Fadila Dila kemudian menambahkan sebuah narasi dalam konten yang diunggahnya.

“Semoga bermanfaat Aamiin …,” tulis akun Facebook Fadila Dila.

Konten yang diunggah akun Facebook Fadila Dila telah 13 ribu kali dibagikan dan mendapat 56 komentar warganet. Konten serupa juga diunggah akun Facebook Aat Athia‎ dan dan akun Facebook Kiell.

Lalu benarkah klaim tersebut? Simak artikel selengkapnya di sini…

3 dari 6 halaman

2. Cek Fakta: Tidak Ada Bukti Air Kelapa Dicampur Jeruk Nipis dan Garam Manjur Menyembuhkan Penderita Covid-19

Cek Fakta Liputan6.com mendapati kabar air kelapa dicampur jeruk nipis dan garam manjur menyembuhkan penderita virus Corona baru (Covid-19).

Kabar tersebut beredar secara berantai di aplikasi percakapan WhatsApp.

Berikut isi kabar tersebut:

“?Tolong bantu dikasih tahu ke saudara² kita yg kena covid 19..

?Ini obat pemberian dari TUHAN yg mudah didapat yg sangat manjur..

? 1 biji air kelapa muda ? 1 biji jeruk nipis diperas ?1 sendok makan garam

Semuanya diaduk dan diminum airnya… dijamin 1 jam kemudian virusnya akan hilang….

?Mudah mudahan semua dalam keadaan sehat walafiat..Tuhan memberkati..

?Info dari teman yg kakaknya di kota Bau Bau Sulawesi Tenggara..obat herbal ini sangat manjur…..

Bisa di infokan ke saudara,teman atau keluarga kita terima kasih…..???”.

Benarkah air kelapa dicampur jeruk nipis dan garam manjur menyembuhkan penderita Covid-19? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam artikel berikut ini…

4 dari 6 halaman

3. Cek Fakta: Tidak Benar Berkumur Pakai Air Garam dan Madu Bisa Tangkal Virus Corona Covid-19

 Beredar di aplikasi percakapan Whatsapp video cara menghindari terinfeksi virus corona covid-19 dengan berkumur menggunakan air garam dan madu. Video ini ramai dibagikan sejak awal pekan ini.

Dalam video berdurasi 2 menit 7 detik ini terdapat penjelasan yakni mencampur air garam atau oralit sebanyak 200 cc dengan sesendok madu. Campuran air ini diklaim bisa melindungi dari virus corona covid-19 selama 24 jam.

Kemudian air campuran tersebut dikumur-kumur dan diminum. Dia mengklaim cara tersebut bisa membersihkan usus, lambung, rongga kerongkongan, dan hidung bagian dalam.

Lalu benarkah berkumur menggunakan air garam dan madu bisa menangkal virus corona covid-19? Simak penelusurannya dalam artikel berikut ini…

5 dari 6 halaman

4. Cek Fakta: Benarkah Tips dalam Video Ini Bisa Bikin Swab PCR Covid-19 Jadi Negatif?

Beredar di Youtube cara agar tes swab PCR untuk virus corona covid-19 menjadi negatif. Video ini ramai dibicarakan di platform video tersebut sejak sebulan lalu.

Pengunggahnya adalah akun bernama dr. Edy Gunawan. Video itu berdurasi tujuh menit dan 39 detik. Ia mengklaim bisa memberikan hasil swab test ke arah negatif dengan beberapa tipsnya.

Dalam videonya, dr. Edy menyebut seminggu sebelum melakukan swab test harus berkumur dengan betadine. Dia juga menyebut obat kumur tersebut juga tidak berbahaya untuk diminum.

Ia juga menyebut daerah hidung juga bisa dilakukan pembersihan dengan betadine yang dicampur dengan air.

Sementara tips kedua ia juga menyarankan agar berkumur dengan campuran air garam untuk dikumur atau dimasukkan hidung. Hingga saat ini video tersebut sudah ditonton lebih dari 207 ribu kali dan mendapat 2.800 likes.

Lalu benarkah tips yang diberikan dalam video tersebut agar bisa mengubah hasil swab PCR virus corona covid-19 menjadi negatif? Simak penelusurannya dalam artikel berikut ini…

6 dari 6 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini

Related Articles

Manga One Piece Sudah Resmi Mendatangi Babak Akhir

Liputan6. com, Jakarta awut-awutan Penerbit One Piece, Shueisha, mencanangkan bahwa manga karya Eiichiro Oda ini akan memasuki babak simpulan dari keseluruhan cerita yang telah mencapai 96 volume ini. Dikabarkan Anime News Network, Minggu (2/8/2020), pengumuman mengenai One Piece tersebut disampaikan secara resmi oleh Shueisha melalui majalah Weekly Shonen Jump edisi 35 tahun 2020.
Read more

Pemimpin DPR Minta Pemerintah Sigap Mitigasi dan Tangani Bencana Alam

Awi Setiyono mengatakan, 48 tahanan Bareskrim Polri yang dinyatakan positif Covid-19 sudah sehat semua. 30 personel TNI dari matra Angkatan Darat & Angkatan Laut ditambahkan untuk membantu mengejar kelompok Mujahidin Indonesia Timur.
Read more

KPK Pertimbangkan Kebijakan Tunda Proses Asas Calon Pilkada

Liputan6. com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mempertimbangkan untuk membuat kebijakan mengenai penundaan metode hukum terhadap calon kepala wilayah (cakada) yang mengikuti Pilkada Sewaktu 2020.
Read more
Search for: