5 Hal dari Sidang Dugaan Pengingkaran Etik Ketua KPK Firli Bahuri

5 Hal dari Sidang Dugaan Pengingkaran Etik Ketua KPK Firli Bahuri

Liputan6. com, Jakarta porakporanda Atas  dugaan pengingkaran etik, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Irjen Firli Bahuri menutup panggilan Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Selasa (25/8/2020).

Dia diduga bergaya hidup mewah atau hedonisme lantaran menumpangi  helikopter sebab Baturaja menuju Palembang, Sumatera Selatan, pada Juni 2020 lalu.

Terkait situasi ini, Firli menyatakan bahwa helikopter yang disewanya pada Sabtu 20 Juni, semata-mata untuk mempercepat mobilitasnya. Ketua KPK ini juga menguatkan dirinya tidak menganut hidup kaya.

“Sekali lagi saya sampaikan, kami tidak menganut tumbuh mewah dan bukan gaya tumbuh mewah. Tetapi kami lakukan karena kebutuhan dan tuntutan kecepatan suruhan. Saya gunakan uang gaji beta untuk mendukung kelancaran dan kemudahan tugas-tugas, ” ujarnya.  

“Saya sewa dan beta sudah jelaskan kepada Ketua Dewas Pak Tumpak (Tumpak Hatorangan Panggabean). Saya tidak menerima gratifikasi dan tidak menerima hadiah, ” berlanjut Ketua KPK Firli Bahuri laksana dilansir Antara , 24 Agustus 2020.

Saat hadir di  hadir pada Gedung ACLC KPK Kavling C1, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Daksina, Firli enggan berkomentar terkait kasusnya.

Dia menyatakan  menganjurkan sepenuhnya kepada Tumpak Hatorangan Panggabean selaku Ketua Dewas KPK & jajarannya.

“Saya tidak mau komentar, biar nanti Dewas yang menilai. Kita ikuti zaman (sidangnya). Oke, ya. Makasih, ” ujar Firli.

Langsung, apa saja yang terjadi di sidang pelanggaran etik hari tersebut yang dihadiri oleh Ketua KPK Firli Bahuri?

2 dari 7 halaman

MAKI Hadiri Sidang

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman turut menghadiri sesi dugaan pelanggaran etik Ketua Upah Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen  Firli Bahuri.  

MAKI merupakan pelapor dugaan etik Firli ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Boyamin mengaku mendatangkan materi dan bukti yang relevan terkait laporannya tersebut. Namun, Boyamin enggan membeberkannya. Meski demikian, Boyamin memastikan dirinya sudah me-reka ulang perjalan Firli dari Baturaja menuju Palembang.

“Materi yang saya bawa adalah, mohon maaf karena sidang tertutup, tapi setidaknya saya bisa memberitahukan ke teman-teman, untuk melengkapi data saya, dalam bulan Juli saya sudah pemulihan ke Baturaja naik mobil daripada Palembang, ” ujar Boyamin dalam Gedung ACLC KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2020).

Boyamin menyebut, perjalanan yang dia tempuh dengan menggunakan organ pribadi memakan waktu 4 jam 30 menit.

Menurutnya, jika  Firli Bahuri  menggunakan organ pribadi dan tidak menumpangi helikopter, perjalanan yang dilakukan Firli bisa memakan waktu 3 jam.

Atas dasar tersebut, taat Boyamin tak ada relevansinya kurun menumpangi helikopter demi efisiensi masa. Boyamin menyatakan sejatinya Firli sudah melanggar etik sebagai pimpinan KPK dengan bergaya hidup mewah.

3 sebab 7 halaman

Koordinator NISTA Dikonfrontasi dengan Firli

Boyamin Saiman diperiksa sebagai saksi sekaligus pelapor dalam sidang dugaan pelanggaran etik Kepala Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri.

“Tadi yang menyidangkan Pak Tumpak selaku ketua, anggotanya Bu Albertina serta Pak Syamsuddin. Pak  Firli  tunggal dan saya sendiri, ” ujar Boyamin di Gedung ACLC KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2020).

Boyamin mengiakan tak bisa membuka materi barang apa saja yang ditanyakan kepadanya era sidang etik. Namun, dia mengiakan dikonfrontasi secara langsung dengan  Firli Bahuri  oleh Dewas KPK.

“Prinsipnya persidangan tadi adalah mengonfirmasi aduan saya, benar hamba adukan dengan data yang kemarin naik helikopter dengan fotonya? Langsung (Firli) tidak pakai masker, langsung kemudian saya lengkapi beberapa misalnya perjalan (rekonstruksi) saya sebutkan, ” kata dia.

4 dari 7 kaca

Diminta Tak Jadi Kepala KPK

Taat Boyamin, persidangan etik yang dijalani Dewas KPK berjalan dengan sepatutnya. Di mana Firli diberikan kesempatan untuk menanggapi kesaksian dari Boyamin.

Boyamin berharap, kalau nantinya Firli terbukti melanggar nilai, jenderal Polisi bintang tiga itu harus rela menanggalkan jabatannya sebagai Ketua KPK.

“Saya sampaikan juga, jika ini belakang dugaan melanggar, saya memohon Pak Firli cukup jadi wakil pemimpin, ketua diganti orang lain. Itu saya sampaikan juga, jadi wasit cukup efisien tak bertele-tele, respons saya juga berusaha sepadat jadi jadi enggak sampai satu jam sudah selesai, ” kata Boyamin.  

5 dari 7 halaman

Respons Firli

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri menyatakan siap mengikuti ketentuan Undang-undang jika dirinya terbukti melakukan pengingkaran etik karena menumpangi helikopter macam PK-JTO saat perjalanan dari Baturaja menuju Palembang, Sumatera Selatan.

“Kita ikuti undang-undang sekadar ya, ” ujar Firli sudah menjalani sidang etik, Selasa (25/8/2020).

Pernyataan Firli itu juga sekaligus menanggapi permintaan Koordinator  Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman yang berharap Firli membiarkan jabatan Ketua KPK dan menjadi Wakil Ketua KPK.

Firli mengatakan, dalam sidang etos dirinya sudah membeberkannya kepada sidang pengawas (dewas) KPK. Maka sejak itu, Firli enggan menjelaskan pelajaran pemeriksaan kepada awak media.  

enam dari 7 halaman

Rancangan Sidang Berlanjut 31 Agustus

Sidang telaahan pelanggaran etik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri bakal digelar kembali pada, Senin 31 Agustus 2020.

Menurut Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris, hal ini dilakukan lantaran  masih ada saksi yang belum hadir.

“Karena saksi-saksi yang dipanggil Dewas KPK belum semua hadir. Dari 6 orang saksi yang dipanggil, baru 2 orang memberi kesaksian, ” terang Syamsuddin.

Dia menetapkan, dalam sidang etik yang hendak digelar pekan depan, Firli akan kembali dihadirkan sebagai terperiksa.

“Pak FB sebagai terperiksa bakal hadir lagi dalam sidang, ” kata Syamsuddin.

7 dari 7 halaman

Saksikan video pilihan dalam bawah ini:

Related Articles

FOTO: Kastil Beauty and The Beast di Prancis

1/5 Sebuah foto pada 22 Juli 2020 menunjukkan pemandangan dari Kastil Chambord, di Chambord, Prancis. Gedung bersejarah ini merupakan salah satu kastil terbesar di Prancis sekali lalu lokasi nyata yang menginspirasi film pertama Beauty and The Beast, 26 tahun lalu. (Photo by Ludovic MARIN / AFP)
Read more

RSUD Tanah Abang Siapkan 40 Ranjang untuk Pasien COVID-19

Liputan6. com, Jakarta - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanah Abang ditetapkan sebagai lengah satu rumah sakit rujukan peristiwa COVID-19 di Ibu Kota. Panti sakit tersebut menyiapkan sebanyak 40 tempat tidur untuk merawat penderita terinfeksi virus SARS-CoV-2 itu.
Read more

Kejadian Positif COVID-19 di Papua Menyusun

Liputan6. com, Jakarta Juru Bicara Satgas Pencegahan & Penanganan COVID-19 Papua, Silwanus Sumule mengatakan kasus positif dan wafat disebabkan COVID-19 di Papua meningkat. "Memang benar peningkatan terus berlaku dan saat ini secara kumulatif tercatat 4. 633 kasus, 1. 073 orang diantaranya dirawat, 65 orang meninggal. Sebanyak 1. 073 orang yang positif COVID-19 itu tersebar di 15 kabupaten dan kota, "…
Read more
Search for: