2 Stadion dan 15 Lapangan buat Piala Dunia FIFA U-20 2021 Mulai Direnovasi

2 Stadion dan 15 Lapangan buat Piala Dunia FIFA U-20 2021 Mulai Direnovasi

Liputan6. com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Membuat Karya diberi tugas menyiapkan venue utama (stadion) dan lapangan latihan untuk Piala Dunia FIFA U-20 2021.

Sesuai Pedoman Presiden (Inpres) Nomor 8 Tarikh 2020, Kementerian PUPR ditugaskan melakukan renovasi 2 stadion utama & 15 lapangan latihan dengan anggaran sebesar Rp 314, 82 miliar.

Kedua stadion utama yang akan segera direnovasi adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar Bali, dan Stadion Manahan Solo. Tatkala untuk 15 lapangan latihan dengan rincian 3 lapangan di Palembang, Sumatera Selatan yakni Lapangan Atletik, Baseball, dan Panahan.

Kemudian 3 lapangan di Sumedang dan Bandung, Jawa Barat yakni Lapangan IPDN, UNPAD, Sidolig. Sebesar 4 lapangan di Solo, Jawa Tengah yakni Lapangan Sriwedari, Banyu Anyar, Sriwaru, Kota Barat, cerai-berai 1 lapangan di Madura, Jawa Timur yakni Lapangan Bangkalan, beserta 4 lapangan di Bali yaitu Lapangan Ngurah Rai, Kompyang Sudjana, Kapten Japa, dan Gelora Besar Kuta.

Presiden Joko Widodo berpesan agar Indonesia bisa meyakinkan kepada dunia bahwa Nusantara aman dan siap menjadi majikan rumah Piala Dunia FIFA U-20 2021.

“Ini dengan paling penting, kita harus menetapkan bahwa Indonesia telah mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat sehingga sangat aman untuk dikunjungi dan dijadikan tempat untuk penyelenggaraan U-20 Tahun 2021, ” kata Jokowi di dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2020).

Anggaran renovasi oleh Kementerian PUPR sebesar Rp 314, 82 miliar berasal dari APBN melalui skema kontrak tahun jamak (multiyears contract/MYC) tahun anggaran 2020-2021. Pengamalan pembangunannya dibagi menjadi 3 bagian pekerjaan, dimana Paket 1 buat renovasi venue utama dan lapangan latihan di Bali.

Lalu Paket 2 untuk peremajaan venue utama dan lapangan pelajaran di Jabar, Jatim dan Sumsel, serta Paket 3 untuk renovasi venue utama dan lapangan pelajaran di Kota Surakarta. Seluruh pekerjaan fisik ketiga paket tersebut dilaksanakan mulai akhir Oktober 2020 mematok akhir April 2021.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono era meninjau persiapan renovasi Stadion I Wayan Dipta di Bali kaum waktu lalu menyampaikan, renovasi dengan akan dilakukan untuk Stadion I Wayan Dipta meliputi perbaikan utama yang mencakup pekerjaan rehabilitasi struktur, arsitektur, mechanical electrical plumbing (MEP), perbaikan lapangan, perbaikan pencahayaan, pemeriksaan kursi dan papan skor (scooring board), serta penataan kawasan tercatat penataan parkir.

“Rumput akan kita ganti sama laksana di Stadion GBK, drainase pada pinggir lapangan akan diperbaiki termasuk lintasan lari. Untuk pencahayaan serupa masih kurang karena ada kondisi minimum dari FIFA seperti dalam Stadion Manahan dan kursi penonton. Kemudian yang di dalam untuk para pemain fasilitas pendukungnya bagaikan ruang ganti, toilet, semua selalu harus ada standarnya seperti dalam GBK, ” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Stadion Manahan

Sementara untuk Gelanggang Manahan Kota Solo secara kualitas siap digunakan dan hanya memerlukan tambahan perbaikan minor yang mengungkung peningkatan Lux lampu sesuai penumpil dan penambahan turnstiles. Sebelumnya, renovasi besar telah dilakukan oleh Kementerian PUPR sejak Agustus 2018 dalam Stadion Manahan.

Pencerahan Stadion Manahan menggunakan lampu LED berkekuatan tinggi dengan sistem pencerahan field of play (FOP) 1. 500 lux. Lapangan stadion ditanami rumput berjenis Zoysia Japonica, pas dengan yang digunakan di Gelanggang Gelora Bung Karno yang memiliki keunggulan lebih hijau dan berakar kuat.

Selain tersebut juga dilengkapi dengan kursi penonton berkapasitas 20 ribu penonton memakai kursi tunggal (single seat), sarana ruang ganti pemain yang dilengkapi kolam berendam air panas (jacuzi) untuk masing-masing tim dan ruang pemanasan atlit, serta sejumlah fasilitas lain.

Federasi Menepuk Bola Dunia (FIFA) telah membenarkan usulan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan menetapkan 6 tanah air sebagai tuan rumah, yang per dilengkapi dengan 4 lapangan pelajaran sesuai standar FIFA.

Selain 2 venue utama dan 15 lapangan latihan yang ditangani Kementerian PUPR, beberapa stadion lain ditangani Pemerintah Daerah (Pemda) antara lain Stadion Gelora Bung Tomo dan 3 lapangan latihan oleh Pemkot Surabaya, Stadion Si Jalak Harupat oleh Pemkab Bandung, Gelanggang Utama GBK dan 3 lapangan latihan oleh Pusat Pengelolaan Pelik Gelora Bung Karno (PPK GBK), Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dan Stadion Bumi Sriwijaya oleh Pemprov Sumsel.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Lembah Ini:

Related Articles

Kondom hingga Gigi Copot, Ini Benda Aneh yang Pernah Ditemukan pada Makanan

Liputan6.com, Jakarta - Ada pengalaman mengerikan yang tak akan pernah terlupakan sebagian orang saat mengonsumsi makanan cepat saji yang tersebar di setiap negara. Beberapa orang ini menemukan benda-benda menjijikkan hingga mengerikan saat menyantap makanan yang dikenal praktis untuk dikonsumsi ini.
Read more

4 Kecamatan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Sinabung

Liputan6. com, Jakarta kepala Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara terkena hasil erupsi Gunung Sinabung yang menyemburkan abu vulkanik setinggi 2. 000 meter. Gunung Sinabung erupsi pada Sabtu (8/8/2020) dini hari sebetulnya.
Read more

Kominfo Minta Masyarakat Hati-Hati Saat Diminta Data Pribadi

Liputan6. com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan berpikir kritis masa ada pihak lain yang meminta untuk memberikan data pribadi. Pokok data tersebut bisa sebagai kesempatan masuk untuk mengungkap informasi penting lainnya.
Read more
Search for: